Cara daftar GoFood untuk usaha dimulai dengan mengunduh aplikasi GoFood Merchant, mengisi data pemilik dan resto, melengkapi rekening bank, lalu menunggu proses verifikasi identitas sebelum akun bisa dipakai berjualan. Prosesnya dirancang bisa dilakukan sendiri tanpa datang ke kantor Gojek, tapi banyak pemilik warung dan kafe tetap bingung karena informasi syarat dan biayanya tersebar di berbagai halaman dan sering berubah nama.
Salah satu sumber kebingungan itu soal nama aplikasi. Kalau Anda pernah dengar teman sesama pemilik usaha menyebut "daftar lewat GoBiz", itu bukan aplikasi yang berbeda. Menurut deskripsi resmi di Google Play Store, aplikasi yang sekarang bernama GoFood Merchant memang sebelumnya bernama aplikasi GoBiz. Namanya berganti, tapi fungsinya tetap sama, yaitu tempat Anda mendaftar, mengelola menu, menerima pesanan, dan memantau laporan penjualan resto di GoFood.
Daftar Isi
- Syarat dan Dokumen Daftar GoFood untuk Usaha Perorangan
- Syarat Tambahan Kalau Usaha Anda Berbentuk PT atau CV
- Langkah-Langkah Daftar GoFood lewat Aplikasi GoFood Merchant
- Proses Verifikasi dan Berapa Lama Sampai Akun Aktif
- Biaya Registrasi dan Skema Komisi GoFood yang Perlu Anda Tahu
- Tips Optimasi Setelah Akun GoFood Aktif
- Menyatukan Penjualan GoFood dengan Kasir Offline Anda
- FAQ: Pertanyaan Umum seputar Cara Daftar GoFood
Syarat dan Dokumen Daftar GoFood untuk Usaha Perorangan
Kabar baiknya, kalau usaha Anda belum berbadan hukum, seperti warung, kafe rumahan, atau resto kecil yang Anda kelola sendiri, jalur pendaftarannya justru yang paling ringkas. Menurut halaman resmi pendaftaran perorangan di gofoodmerchant.co.id, ada tiga kelompok data yang perlu Anda siapkan sebelum mulai mengisi formulir di aplikasi.
Kelompok pertama adalah akun pemilik, berisi kartu identitas pemilik atau KTP, nomor HP pemilik yang aktif, dan alamat email pemilik. Kelompok kedua adalah detail resto, mencakup nama resto, alamat lengkap beserta kode pos, NMID QRIS yang sifatnya opsional, dan PB1 atau pajak resto yang juga opsional. Kelompok ketiga adalah rekening bank, cukup nama bank dan nomor rekening tempat dana usaha akan dicairkan.
Yang perlu Anda garis bawahi, Gojek sendiri menyebut proses pengisian data ini "meski prosesnya mudah dan cepat, Gojek tetap memastikan keaslian data pemilik usaha melalui sistem verifikasi identitas yang sesuai standar industri." Artinya, walau formulirnya singkat, jangan asal isi data. KTP yang buram, nomor HP yang tidak aktif, atau nama resto yang tidak sesuai alamat sebenarnya berpotensi membuat proses verifikasi tertunda.
Poin Penting: NMID QRIS dan data PB1 memang ditandai opsional di formulir pendaftaran, tapi kalau usaha Anda sudah punya kode QRIS sendiri, mengisinya sejak awal bisa mempercepat proses integrasi pembayaran nanti. Kalau Anda belum punya QRIS usaha, panduan lengkapnya ada di artikel cara daftar QRIS untuk usaha.
Satu hal yang membedakan jalur perorangan dari jalur badan usaha, Anda tidak perlu NPWP perusahaan, izin usaha resmi, atau akta apa pun. Ini yang membuat banyak warung dan gerobak kaki lima tetap bisa terdaftar di GoFood tanpa harus mengurus legalitas usaha terlebih dahulu, selama identitas pribadi pemiliknya jelas dan bisa diverifikasi.
Syarat Tambahan Kalau Usaha Anda Berbentuk PT atau CV
Kalau usaha Anda sudah berbentuk badan hukum, misalnya PT, CV, yayasan, atau restoran di bawah naungan perusahaan yang mengelola beberapa cabang sekaligus, ada jalur pendaftaran terpisah bernama "Perusahaan" yang prosesnya berbeda dari jalur perorangan. Halaman resmi gofoodmerchant.co.id/perusahaan menyebutkan pendaftaran ini sekarang dilakukan langsung lewat GoFood Merchant Portal, bukan lagi lewat aplikasi seluler saja.
Data yang dibutuhkan dibagi jadi empat kelompok besar, yaitu data perusahaan, data direktur perusahaan, informasi rekening bank, dan informasi usaha. Untuk data perusahaan sendiri, Anda perlu menyiapkan nama perusahaan, nomor izin usaha, dan nomor NPWP perusahaan, lengkap dengan lampiran berkas berupa NPWP, berkas izin usaha berupa NIB atau SIUP, Akta Pendirian, Akta Perubahan terbaru kalau ada pergantian struktur perusahaan, dan Akta Penyesuaian UUPT 2007 kalau Akta Pendirian usaha Anda terbit sebelum bulan Agustus 2007.
Untuk badan usaha selain perseroan, misalnya yayasan atau rumah ibadah yang mengelola unit usaha kuliner, dokumen izin usahanya bisa diganti dengan Tanda Daftar Yayasan atau Surat Kepengurusan Rumah Ibadah. Kalau pendaftaran diwakilkan oleh penerima kuasa direksi, bukan direktur langsung, halaman resmi tersebut juga mensyaratkan Surat Kuasa yang sudah diisi dan ditandatangani direktur, dengan template yang disediakan Gojek di halaman pendaftaran perusahaan.
Supaya lebih mudah membandingkan, berikut ringkasan syarat dua jalur pendaftaran tersebut.
| Kategori Data | Usaha Perorangan | Badan Usaha (PT/CV) |
|---|---|---|
| Identitas | KTP pemilik | KTP direktur, NPWP perusahaan |
| Kontak | Nomor HP dan email pemilik | Email direktur untuk persetujuan syarat dan ketentuan |
| Legalitas usaha | Tidak wajib, NMID QRIS dan PB1 opsional | NIB/SIUP, Akta Pendirian, Akta Perubahan terbaru (jika ada) |
| Rekening bank | Nama bank dan nomor rekening pribadi | Informasi rekening bank atas nama perusahaan |
| Estimasi proses | Kurang dari 5 menit pengisian, verifikasi otomatis | Pendaftaran plus verifikasi hingga 2 hari kerja, ditambah persetujuan direktur |
Perbedaan paling mencolok ada di kecepatan proses. Usaha perorangan memang dirancang untuk pemilik warung yang ingin cepat mulai berjualan, sementara jalur badan usaha punya lapisan verifikasi dokumen legal yang lebih ketat karena menyangkut identitas perusahaan, bukan hanya identitas satu orang.
Langkah-Langkah Daftar GoFood lewat Aplikasi GoFood Merchant
Setelah dokumen di atas siap, berikut urutan langkah daftar GoFood untuk usaha perorangan, mengikuti tahapan yang dijelaskan di halaman resmi pendaftaran GoFood Merchant.
- Unduh aplikasi GoFood Merchant dari Google Play Store, aplikasi dengan nama resmi "GoFood Merchant" yang dulunya bernama aplikasi GoBiz.
- Lengkapi data usaha yang diminta, mulai dari identitas pemilik, nama dan alamat resto, sampai rekening bank tujuan pencairan dana.
- Lengkapi menu dengan menambahkan minimal beberapa item supaya resto Anda bisa langsung mulai berjualan begitu akun aktif.
- Ikuti akun media sosial resmi GoFood Merchant, misalnya Instagram @gofoodmerchant, untuk memantau informasi terbaru soal proses aktivasi dan program promo yang berjalan.
Untuk usaha berbadan hukum, urutannya sedikit berbeda karena ada tahap verifikasi dokumen dan persetujuan direktur. Pendaftaran dimulai dengan mengisi data usaha di GoFood Merchant Portal, dilanjutkan proses verifikasi oleh tim Gojek, lalu direktur perusahaan akan menerima email untuk menyetujui syarat dan ketentuan, dan terakhir tinggal melengkapi menu, yang menurut halaman resmi cukup satu item saja untuk mulai berjualan.
Pro Tip: Sebelum mengisi menu di aplikasi, siapkan dulu daftar menu final beserta harga dan fotonya di luar aplikasi. Kalau Anda belum punya format menu yang rapi, contoh susunan menu restoran yang bisa dijadikan acuan ada di artikel contoh menu restoran. Ini mempercepat proses pengisian dan mengurangi risiko salah harga saat buru-buru mengejar target aktif hari itu juga.
Satu catatan penting dari pengalaman kami menemani pemilik usaha F&B pindah ke penjualan online, jangan menganggap langkah "lengkapi menu" sebagai formalitas. Foto dan deskripsi menu yang asal-asalan di tahap awal ini justru yang paling sering diperbaiki ulang beberapa minggu kemudian setelah pemilik sadar tampilannya kurang menarik dibanding kompetitor sejenis di aplikasi Gojek.
Proses Verifikasi dan Berapa Lama Sampai Akun Aktif
Bagian ini yang paling sering ditanyakan pemilik usaha, karena halaman marketing GoFood cenderung menekankan kecepatan, padahal ada proses verifikasi di baliknya yang tidak selalu instan. Untuk usaha perorangan, pengisian formulir di aplikasi memang bisa selesai dalam waktu kurang dari 5 menit menurut klaim resmi Gojek, tapi itu waktu pengisian data, bukan waktu sampai akun benar-benar aktif berjualan.
Setelah data terkirim, sistem menjalankan verifikasi identitas otomatis untuk memastikan KTP, nomor HP, dan data resto yang Anda masukkan valid dan konsisten satu sama lain. Kalau semua data cocok dan tidak ada kejanggalan, prosesnya biasanya berjalan cepat. Tapi kalau ada data yang tidak sinkron, misalnya nama di KTP berbeda dengan nama pemegang rekening bank, prosesnya bisa memerlukan waktu tambahan untuk verifikasi manual.
Untuk badan usaha, waktunya lebih jelas disebutkan. Halaman resmi gofoodmerchant.co.id/perusahaan menyatakan proses verifikasi berlangsung hingga 2 hari kerja setelah data usaha lengkap dikirim. Setelah verifikasi selesai, direktur perusahaan akan menerima email berisi syarat dan ketentuan yang harus disetujui, baru setelah itu tahap melengkapi menu bisa dilakukan dan akun benar-benar siap menerima pesanan.
Benchmark: Kalau Anda mendaftar sebagai usaha perorangan dan sudah lebih dari beberapa hari kerja tanpa kabar aktivasi, ada baiknya cek kembali kesesuaian data KTP, nomor HP, dan nama rekening bank yang Anda masukkan. Ketidaksesuaian kecil pada tiga data ini adalah penyebab paling umum verifikasi tertunda, berdasarkan pengalaman lapangan mendampingi pemilik usaha F&B.
Biaya Registrasi dan Skema Komisi GoFood yang Perlu Anda Tahu
Ini bagian yang paling sering ditanyakan sekaligus paling sering disalahpahami. Pendaftaran GoFood, baik untuk usaha perorangan maupun badan usaha, sama sekali tidak dipungut biaya. Halaman resmi gofoodmerchant.co.id secara eksplisit menegaskan "pendaftaran tidak dipungut biaya apa pun", jadi Anda tidak perlu membayar apa pun hanya untuk membuka akun GoFood Merchant.
Yang dikenakan biaya adalah transaksi yang berhasil, bukan proses pendaftarannya. Berdasarkan FAQ resmi di halaman utama gofoodmerchant.co.id, disebutkan secara langsung, "biaya registrasi GoFood, gratis. Untuk tiap transaksi berhasil akan dikenakan biaya layanan 19 persen (belum termasuk pajak) dari nilai transaksi setelah promo yang dibiayai mitra untuk tiap transaksinya." Biaya layanan ini yang umum disebut komisi platform, dan besarannya dipotong otomatis dari setiap pesanan yang masuk lewat aplikasi GoFood.
Supaya lebih mudah dibayangkan, berikut contoh ilustrasi perhitungan sederhana. Misalnya seorang pelanggan memesan menu senilai Rp50.000 lewat GoFood tanpa promo apa pun yang sedang berjalan. Dengan biaya layanan 19 persen belum termasuk pajak, potongannya sekitar Rp9.500, sehingga dana yang masuk ke rekening Anda sebelum pajak sekitar Rp40.500. Ini murni contoh ilustrasi untuk memudahkan gambaran, angka final di akun Anda bisa berbeda tergantung ada tidaknya promo yang sedang berjalan dan pajak yang berlaku di daerah Anda.
Kata kuncinya ada di frasa "setelah promo yang dibiayai mitra". Kalau Anda sedang mengikuti program diskon yang dananya berasal dari kantong usaha Anda sendiri, bukan subsidi Gojek, potongan biaya layanan dihitung dari nilai transaksi setelah diskon itu diterapkan, bukan dari harga menu normal. Ini yang membuat penting bagi Anda untuk membaca detail setiap program promo sebelum ikut serta, supaya tahu persis dari mana biaya layanan itu dihitung.
Karena skema biaya seperti ini bisa berubah dari waktu ke waktu mengikuti kebijakan Gojek, kami sarankan Anda selalu mengecek angka terbaru langsung di aplikasi GoFood Merchant atau halaman resmi gofoodmerchant.co.id sebelum menyusun kalkulasi margin usaha jangka panjang.
Tips Optimasi Setelah Akun GoFood Aktif
Akun aktif hanyalah garis start, bukan garis finis. Dari pengalaman kami mendampingi warung dan kafe yang baru bergabung ke GoFood, ada beberapa kebiasaan sederhana yang membedakan resto yang ramai pesanan dari resto yang akunnya aktif tapi sepi order.
Pertama, foto menu. Aplikasi GoFood Merchant memungkinkan Anda mengunggah foto untuk setiap item menu, dan pelanggan cenderung memilih menu dengan foto yang jelas dibanding menu tanpa foto atau dengan foto buram. Kalau usaha Anda belum punya strategi susunan menu yang jelas mana yang jadi andalan, panduan menu engineering bisa membantu Anda menentukan menu mana yang layak ditonjolkan lebih dulu di aplikasi.
Kedua, jam operasional. Pastikan jam buka dan tutup yang tercatat di aplikasi GoFood Merchant sama persis dengan jam operasional resto Anda yang sebenarnya. Resto yang statusnya "tutup" di aplikasi padahal tokonya sedang buka akan kehilangan calon pesanan tanpa Anda sadari, dan sebaliknya, status "buka" padahal toko sudah tutup berisiko membuat pesanan masuk tapi tidak bisa diproses, yang berdampak ke rating.
Ketiga, ulasan pelanggan. Aplikasi menyediakan fitur untuk melihat dan membalas ulasan satu per satu. Membalas ulasan, terutama yang berisi keluhan, menunjukkan resto Anda aktif dikelola dan bisa membantu calon pembeli lain yang sedang mempertimbangkan pesan dari resto Anda.
Keempat, manfaatkan fitur promo yang tersedia di aplikasi. Sesuai deskripsi resmi aplikasinya, GoFood Merchant menyediakan program promo bersubsidi dari Gojek maupun opsi Anda membuat promo mandiri. Cobalah promo kecil dulu di menu andalan, lalu perhatikan dampaknya ke jumlah pesanan sebelum memutuskan menaikkan anggaran promosi.
Menyatukan Penjualan GoFood dengan Kasir Offline Anda
Bagian yang sering terlewat oleh pemilik usaha yang baru mulai jualan online, pesanan GoFood dan penjualan di kasir fisik warung Anda berjalan di dua sistem yang berbeda kalau tidak disatukan. Akibatnya, Anda harus buka dua aplikasi berbeda hanya untuk tahu berapa total omzet hari itu, atau lebih buruk lagi, salah satu datanya terlewat saat rekap manual di akhir hari.
Aplikasi GoFood Merchant sendiri sudah menyediakan laporan penjualan dari sisi GoFood saja, sesuai deskripsi resminya yang menyebutkan Anda bisa "melihat riwayat transaksi dan laporan penjualan berdasarkan periode". Tapi laporan ini hanya mencakup transaksi yang masuk lewat GoFood, tidak mencakup penjualan tunai atau QRIS langsung di kasir fisik Anda.
Di sinilah pentingnya mencatat semua saluran penjualan, baik dari kasir fisik maupun pesanan online seperti GoFood, dalam satu rekap harian yang sama. Kalau Anda ingin memahami format rekap yang praktis untuk usaha F&B harian, kami sudah membahasnya lengkap di artikel laporan penjualan harian. Dengan rekap gabungan seperti ini, Anda bisa melihat menu mana yang lebih laku secara online dibanding offline, jam berapa pesanan online biasanya ramai, dan apakah komisi GoFood yang dipotong 19 persen tadi sebanding dengan tambahan omzet yang didapat.
Kalau usaha Anda punya dapur dengan volume pesanan yang cukup ramai dari beberapa kanal sekaligus, memisahkan antrean pesanan online dan offline juga membantu menghindari pesanan tertukar atau terlewat. Sistem tampilan dapur seperti yang dibahas di artikel sistem KDS dapur bisa jadi pertimbangan kalau resto Anda mulai kewalahan menangani pesanan dari banyak sumber sekaligus.
Untuk urusan pencairan dana, aplikasi GoFood Merchant menyebutkan dana usaha resto bisa dicairkan setiap hari dengan pilihan metode otomatis atau mandiri. Kalau Anda juga menerima pembayaran nontunai di kasir fisik lewat dompet digital, mengenali cara kerja pencairan dananya turut membantu Anda menyusun arus kas harian yang lebih rapi, seperti dijelaskan di artikel dompet digital.
Menyatukan dua sisi ini, penjualan online lewat GoFood dan penjualan offline di kasir, bukan sekadar soal kerapian pembukuan. Ini yang menentukan apakah Anda benar-benar tahu produk mana yang menopang usaha Anda, atau hanya menebak berdasarkan kesan sekilas dari dua aplikasi yang tidak saling bicara.
FAQ: Pertanyaan Umum seputar Cara Daftar GoFood
Apa saja syarat untuk daftar GoFood untuk usaha? Untuk usaha perorangan Anda perlu KTP pemilik, nomor HP aktif, alamat email, nama dan alamat resto lengkap kode pos, serta nama bank dan nomor rekening. NMID QRIS dan data PB1 atau pajak resto sifatnya opsional. Kalau usaha Anda berbentuk PT atau CV, ada dokumen tambahan seperti NPWP perusahaan, NIB atau SIUP, dan Akta Pendirian.
Berapa lama proses verifikasi pendaftaran GoFood? Untuk usaha perorangan, pengisian data di aplikasi bisa selesai kurang dari 5 menit, lalu Gojek menjalankan verifikasi identitas otomatis di belakang layar. Untuk badan usaha, GoFood Merchant Portal menyebut proses verifikasi bisa berlangsung hingga 2 hari kerja, ditambah waktu menunggu direktur menyetujui syarat dan ketentuan lewat email.
Apakah daftar GoFood dikenakan biaya? Pendaftaran GoFood tidak dipungut biaya sama sekali, baik untuk usaha perorangan maupun badan usaha. Yang dikenakan biaya adalah transaksi yang berhasil, berupa biaya layanan sebesar 19 persen belum termasuk pajak dari nilai transaksi setelah promo yang dibiayai mitra, sesuai FAQ resmi di gofoodmerchant.co.id.
Apakah GoBiz dan aplikasi GoFood Merchant itu sama? Ya. Menurut deskripsi resmi di Google Play Store, aplikasi GoFood Merchant sebelumnya bernama aplikasi GoBiz. Nama dan tampilannya sudah berganti, tapi fungsinya tetap sama, yaitu platform untuk mengelola pendaftaran, menu, pesanan, dan laporan penjualan resto Anda di GoFood.
Bisakah usaha perorangan yang belum berbadan hukum daftar GoFood? Bisa. Jalur pendaftaran perorangan memang dirancang untuk pemilik warung, kafe, atau resto rumahan yang belum punya badan usaha resmi. Anda cukup menyiapkan KTP pribadi, nomor HP, email, dan rekening bank atas nama sendiri, tanpa perlu NPWP perusahaan atau akta pendirian.
Bagaimana cara memastikan resto GoFood ramai pembeli setelah akun aktif? Lengkapi foto menu yang jelas dan menarik, pastikan jam operasional di aplikasi sesuai jam buka toko yang sebenarnya, balas ulasan pelanggan secara rutin, dan manfaatkan fitur promo yang tersedia di aplikasi GoFood Merchant. Setelah itu, bandingkan hasil penjualan online dengan penjualan offline lewat rekap harian supaya Anda tahu menu mana yang benar-benar laku.
Kasirnesia bukan aplikasi pendaftaran GoFood dan tidak menggantikan proses resmi di atas. Posisi kami sebagai aplikasi kasir yang membantu Anda merekap penjualan dari semua kanal, termasuk pesanan GoFood, dalam satu laporan yang sama, supaya Anda tidak perlu bolak-balik membuka beberapa aplikasi hanya untuk tahu berapa omzet hari ini.

